10 Foto Unik Terbaru dari Mars Dengan Kamera Seharga 400 Milyar

Senin, 22 Februari 2010




Inilah Kamera Antariksa Paling Canggih yang berhasil memotret permukaan Mars dengan resolusi ketajaman gambar yg luar biasa padahal di foto dari ketinggian 300km.


Kamera yang memotret permukaan Mars ini namanya kamera HiRISE (High Resolution Imaging Science Experiment) yang di pasang pada satelit Mars Reconnaissance Orbiter dan meng-orbit Mars pada ketinggian 300km.


Dengan berat 65Kg dan menelan biaya RP.400 Milyar untuk pembuatannya, kamera ini mempunyai kemampuan luar biasa untuk mengetahui warna sebuah bola basket di permukaan Mars dari ketinggian jarak 300km! Luar Biasa!

Kamera ini adalah hasil karya Ball Aerospace & Technologies Corporation bekerjasama dengan University of Arizona's Lunar Planetary Laboratory.


Ditemukan, Berlian Baru Senilai Rp 190 Miliar

Perusahaan tambang Petra Diamonds menemukan sebuah batu berlian putih yang tergolong salah satu yang terbesar dan berkualitas tinggi di dunia di sebuah tambang di Afrika Selatan pada 24 September lalu.

Temuan itu baru diungkap, Selasa (29/9). Berlian 507 karat, yang harganya ditaksir mencapai 20 juta dollar AS atau setara dengan Rp 190 miliar itu ditemukan bersama tiga berlian berukuran besar lainnya, masing-masing 168 karat, 58 karat, dan 53 karat. Sebuah berlian 480 karat senilai 18 juta dollar AS juga ditemukan di lokasi itu akhir tahun lalu.


Batu-batu itu ditemukan di tambang terkenal, Cullinan. Di Cullinan pulalah pernah ditemukan berlian terbesar dalam sejarah, lebih dari 100 tahun lalu. Batu berlian yang baru ditemukan itu kini tengah dianalisis para ahli berlian untuk menentukan nilai yang sesungguhnya.

"Tambang Cullinan kembali memberikan kepada dunia, berlian yang keindahannya sangat spektakuler dan penting," kata CEO Petra Johan Dippenaar. "Indikasi awal, berlian ini punya warna dan kejernihan yang sangat istimewa." Pihak Petra mengatakan, berlian baru itu merupakan salah satu dari 20 batu berlian kualitas bagus dan terbesar yang pernah ditemukan di dunia.

Berlian terbesar yang pernah ditemukan, dinamakan Cullinan, seberat 3.106 karat. Berlian itu kemudian dibagi sembilan, dan bagian terbanyak dari pecahan itu berada di British Crown Jewels, Inggris.

Sumber :
http://www.egp-Ă¢internasional.kompas.com/

Plaza Kuno 5.500 Tahun Yang Lalu Ditemukan di Peru

Sebuah plaza bundar yang dibangun 5.500 tahun lalu telah ditemukan di Peru, dan para arkeolog yang terlibat dalam penggalian tealh menentukan bahwa tanggal karbon menunjukkan plaza itu merupakan salah satu bangunan tertua yang pernah ditemukan di Amerika. Satu tim ahli kekunoan Peru dan Jerman menemukan plaza itu, yang tersembunyi di bawah potongan lain arsitektur di reruntuhan yang dikenal sebagai Sechin Bajo, di Casma, 370 Km di utara Lima, ibukota Peru.
"Itu merupakan penemuan yang mengesankan, masyarakat ilmuwan dan arkeologi sangat senang," kata Cesar Perez, ilmuwan di Institut Kebudayaan Nasioal Peru yang mengawasi proyek tersebut. "Ini dapat mendesain kembali sejarah negara ini." Sebelum penemuan di Sechin Bajo, pakar arkeologi menganggap benteng kuno Caral Peru adalah salah satu dari yang tertua di belahan bumi Barat, umurnya sekitar 5.000 tahun.
Para ilmuwan mengatakan, Caral yang terletak beberapa jam jika ditempuh menggunakan mobil dari Sechin Bajo, merupakan satu dari enam tempat di dunia ( bersama dengan Mesopotamia, Mesir, Cina, India dan Mesoamerika ) dimana manusia memulai kehidupan di kota lima ribu tahun lalu. "Penentuan tanggal yang dilakukan oleh pakar arkeologi Jerman menyebutkan sekitar 5.500 tahun, tapi sebagian lainnya dapat lebih tua bergantung pada hal lainnya yang ditemukan," kata Perez. Sebelumnya penemuan terakhir yang terletak dekat Sechin Bajo hanya berusia 3.600 tahun. Ini adalah gambar ilustrasinya:
"Mereka telah sangat maju mengerti arsitektur dan bangunan. Ini dapat secara jelas terlihat dalam kenyataan bahwa material yang mereka gunakan bertahan sangat lama," Peter Fuchs, salah seorang arkeolog, mengatakan pada suratkabar El Comercio. Tempat pertemuan sosial yang Fuchs dan rekannya temukan ini dibangun dengan batu dan batako.
Ratusan tempat arkeologis banyak ditemukan di Peru, dan banyak puing dibangun oleh kebudayaann kerajaan Inca yang dulu sangat berkuasa, yang mencapai puncaknya pada abad ke16, sesaat sebelum penakluk Spanyol datang ke tempat yang sekarang dikenal dengan nama Peru.